
Oleh : Kifli Tunasli MN
Beberapa hari ini hp saya banyak menerima sms dan
telpon langsung dari kawan2, memerintahkan menulis berbagai tentang catur, ada
yg bertanya teori ini dan itu, yg paling berat adalah meminta meneliti lbh dlm
hubungan catur dgn pengetahuan. Sejujurnya saya memohon maaf, saya bukan org yg
berpengetahuan cukup untuk itu, saya hanya mantan pecatur dan seumur hidup
berprofesi pengusaha, bukan akademisi, pengetahuan catur dan menulis sayapun
sangat terbatas, tdk pernah dan tdk terbiasa mengajar, memang saya selalu
berada diorganisasi catur tapi biasanya lbh sering sebagai organisator.
Tulisan2 ini sebenarnya diharapkan menarik minat seseorg kawan yg mengemari dan
cukup berpengetahuan tentang catur dan berkapasitas ilmuwan, untuk meneliti
lebih ilmiah atau anak2 muda kita yg berotak lbh cerdas dan segar daripada otak
tua saya yg sdh kelelahan ini. Mudah2an dimasa depan harapan dpt terealisasi
dan tulisan2 ini menjadi berguna sebagai pemicunya saja.
Pesan saya kepada anak2 muda di catur adalah jangan pernah merasa kurang
percaya diri apalagi rendah diri, anda adalah pecatur, kapasitas otak anda
adalah otak yg terlatih berpikir secara ilmiah, terbiasa berpikir runtut dan
sistimatis sebagaimana yg dimiliki para sarjana di perguruan tinggi.
Pada tulisan lalu kita berdiskusi tentang fenomena sesat berpikir yg dikenal
oleh ilmu filsafat logika. Analisa partai dibawah ini dimaksudkan membuat para
pecatur memahami prinsip2 logis dlm menalar serta menghindarkan diri dari
kemungkinan tersesat dlm berpikir dan menalar ketika bermain catur atau
bersikap dalam hidupnya.
Apa itu sesat berpikir ? yg paling mudah kita jadikan contoh adalah Nazaruddin,
tapi mudah2an janganlah kita menjadi berdosa menceritakan se-olah2 menghakimi
keburukan seseorg, anggap sajalah Nazaruddin yg kita obrolkan ini Nazaruddin yg
hanya fiksi, orang yg tdk pernah ada.
Premis2 yg dipercayai Nazar pastilah premis palsu, membuatnya mempunyai
kesimpulan keliru ttg hidup, se-olah2 bahwa uang, kehormatan, status dll adalah
segalanya dan dpt menjadi alat untuk mencapai tujuan kebahagiaan, oleh sebab
itulah dia menghalalkan cara, dan dgn sadar mempersiapkan kejahatannya dgn
terencana, buktinya di akte perusahaan saja namanya tdk tercantum, ini berarti dia
menyadari bahwa perusahaan ini pd suatu ketika akan bermasalah.
Premis palsu kemudian melahirkan kesimpulan keliru, inilah yg menyesatkan
pikirannya shg premis2 benar yg membangun kesimpulan sahih bahwa : setiap
kejahatan tdk mungkin sempurna dan pasti akan mendptkan hukuman."
tertutupi dari cakrawala berpikirnya.
Para pecatur seharusnya tdk mengalami sesat berpikir dlm hidupnya atas
keputusan apapun, sebab teori2 catur sdh mengajarkan agar jgn terjebak pada
"bad Planing". Bad planing inilah sesat berpikir dlm catur, mari kita
lihat sebuah partai yg saya kutip dari laboratorium Mark Dvoretsky, tentu
banyak kawan memiliki buku2 "Training for chess player" tulisan
Dvoretsky karena tersedia di SCUA. Sayangnya Dvoretsky hanya mengonsentrasikan
tulisan2nya untuk "pecatur serius" shg tdk menganalisanya dari sudut
pandang humaniora catur atau filsafat pengetahuan catur. Dimainkan di olimpiade
catur Buesnos Aires 1939 putih adalah GM Petrov melawan Strau.

Putih : Rg1, Md3, Ba1, Bc1, Kf3, a4, b5, c5, d4, e3,
f4, g2, h2
hitam : Rg8, Mc7, Ba8, Bb8, Kd7, a6, b7, c6, d5, e6, f5, g7, h7
Jika kita perhatikan bangunan ini adalah jenis posisi khas yg terjadi dari
pembelaan Belanda variant stone wall, anehnya adalah entah kapan dan bagaimana
gajah putih hitam yg biasanya terhukum dpt tertukar, bidak2 putih disayap
menteri berada jauh kedepan menekan posisi hitam, namun tdk ada prospek yg
jelas bagi serangan ini, selain melemahkan bidak a6 dan c6, Rencana permainan
putih tentulah bukan mendorong bidak b5 ke b6 karena itu berarti permainan akan
berpindah kesayap raja dgn keadaan yg sgt berimbang, putih jelas akan
menyiapkan bentengnya dijalur b dan melakukan pemukulan ba6x dan memanfaatkan
kelemahan bidak b7 dgn menumpuk benteng tambah menterinya di jalur b, setelah
itu tinggal menambah tekanan dgn mendorong bidak a, jelas sekali bahwa hitam
berada dlm kesulitan krn kalah ruang disayap menteri, oleh krn itu hitam tdk
dpt membiarkan saja rencana putih dan menunggu putih melakukan ba6x, setelah
menyiapkan perebutan jalur b, jelas disini bahwa hitam tdk punya pilihan
kecuali memukul bidak b5, tetapi ada 2 kemungkinan memukul b5 yaitu 1.....,
cb5x dan 1......,ab5x, 1........, cb5x tentu sgt tdk masuk akal, karena itu
berarti memberi 2 jalur setengah terbuka bagi putih, sebab benteng putih telah
siap dijalur c atau setelah 1.....,cb5x 2.ab5x, ab5x 3. Mb5x, tekanan putih sgt
kuat. Kemungkinan bertahan dgn 1......., Ma5 juga buruk karena 1........,Ma5 2.
b6
dan menteri hitam dlm bahaya krn tdk bisa kembali.
Bagaimana dgn 1.......,b6 ini juga buruk krn 1......,b6 2. a5 dan serangan
putih menjadi kuat krn sekarang bahkan punya bidak bebas dijalur b. Oleh krn
itu hanya ada 2 cara bertahan yg rasional disini yaitu 1.....,ab5x dan
1.....,Md8
Tapi sebelumnya mari kita melihat kelanjutan partai yg terjadi.
1......, ab5x 2.ab5x , Md8 ? ini aneh sekali, jelas hitam bertahan tanpa pola
yg terencana baik, langkah ini memungkinkan putih mengambil alih penguasaan
jalur a dan itu berarti kiamat bagi hitam. Perhatikan, bahwa dgn mendorong b6,
putih akan mempunyai petak tumpu di a7, maka setelah menukar semua benteng,
menteri putih dpt menuju ke a7 dan tdk mungkin dipukul oleh menteri hitam,
sebab ba7x dan kuda hitam tdk bisa mencegah promosi bidak, tentu mudah
dibayangkan bahwa putih setelah itu tinggal mengarahkan kudanya ke Ka5 untuk
mengeroyok bidak b7, dan hitam tdk berdaya apa2, bagaimana hitam mengawal b7?
satu2nya jalan tentu hanya dgn Rc8, jika raja tsb dpt tiba disana pd saat yg
tepat, jikapun itu dpt terjadi artinya raja putih tdk punya lawan dan bisa
bebas beroperasi disayap raja sedangkan kuda hitam adalah kartu mati. Apalagi
jika anda dari sekarang dpt melihat bahwa putih sewaktu2 berpeluang memukul Kc6
(kombinasi). Cara bertahan hitam inilah yg disebut "salah kalkulasi"
dalam catur, ini alur analitik berpikir yg keliru, mestinya jika hitam mau
menjalankan Md8 untuk mempertahankan jalur a, dia jgn dulu bertukar di
1......,ab5x (nanti kita analisa dibelakang) seharusnya juga 1......,ab5x sdh
benar tapi jgn dicampur aduk dgn 2...., Md8, seharusnya 1......,ab5x 2.ab5x,
Ba1x dan bukan Md8, mencampur adukkan kedua langkah ab5x dan Md8 adalah gagasan
yg kacau, ini juga akan kita analisa dibelakang sebagai bahan perbandingan,
sekarang kita teruskan dulu partai yg sebenarnya supaya kita dpt melihat betapa
mudahnya hitam kalah karena rencana bertahan yg salah.
3.b6 !!, Ba1x 4. Ba1x, h6 ? nah, inilah sesat berpikir hitam !, memang benar
bahwa dlm keadaan yg kalah disalah satu sayap, harus dicari kompensasi disayap
lainnya, tetapi tentu dgn memperhatikan kondisi bangunan diatas papan, kita tdk
perlu berada di Buesnos Aires dan menonton partai ini dari dlm kamar saja, kita
sbg pecatur tentu bisa mengerti bahwa langkah ke2 tadi 2......., Md8 akibat
rencana 4......, h6 ini, hitam melakukan kesalahan rencana, Bad planing atau
sesat berpikir, bukannya mencoba bertahan dgn benar disayap menteri, malahan
bermimpi melakukan serangan balasan disayap raja, ini tentu irasional, mengapa?
mudah dilihat dgn logika catur yg sehat, tentu saja krn hitam kekurangan kayu
bakar untuk menyalakan api disayap raja.
Mengapa hitam bisa mengalami kesesatan berpikir dan membuat rencana salah
disini? adalah karena dia menggunakan argumen yg bersifat ambigu, yaitu
"jika tertekan disalah satu sayap berusahalah mencari kompensasi disayap lainnya."
Premis ini benar seperti yg terlihat di pembelaan sisilia tertutup, belanda
dll, tapi dalam ilmu logika ini disebut "sesat pikir accident"
sebenarnya apa yg secara khusus benar dlm suatu peristiwa tertentu, belum tentu
benar bagi peristiwa lainnya, sebab ruang lingkup atau keadaan lingkungan dpt
membedakan sebuah kasus tertentu dgn kasus lainnya.
Contoh sederhananya adalah, jika anda meminjam pistol pada seorang kawan, tentu
harus mengembalikannya, tetapi ketika teman tsb karena stress lalu sdh menjadi
gila, maka jika anda mengembalikan pistol padanya tentu adalah salah, karena
pistol ditangan org gila akan berbahaya, jika anda berpikir dgn patokan
meminjam harus mengembalikan tanpa memperhatikan relevansi keadaan, maka itulah
yg disebut "sesat pikir"
Premis2 yg memiliki konstruksi gramatikal yg ambigu melahirkan argumen yg dpt
menuju kesesat pikir amphyboli, dlm kasus partai diatas, argumen untuk
menciptakan kompensasi disayap berbeda seharusnya di interpretasi kan dgn
benar, untuk menghindari kekeliruan relevansi, shg kita selalu dpt terhindar
dari penalaran palsu, karena sesat berpikir hakikatnya merupakan jebakan bagi
proses penalaran kita, partai ini menjelaskan bahwa catur melatih pemainnya
untuk jgn terjebak pada "bad planing" alias penalaran palsu dan sesat
pikir.
Partai berlanjut seperti ini,
5. Ba7, Rf7 6.Me2, g6 7.Kd2, Kf6 8.Kb3, Re8 9.Ka5, Mc8
Sekarang hitam terombang ambing antara bertahan sekuatnya disayap menteri dan
rencana buruknya disayap raja, masalahnya sekarang selain sayap menteri yg
tertekan sayap raja pun sdh mengalami pelemahan yg dilakukan sendiri, tentu
sekarang mudah dilihat bahwa setelah mengunci sayap menteri, menteri putih dpt
saja dgn mudah memprovokasi sayap raja dan menyusup kepertahanan hitam.
10. Ma2, Kd7 11.Mf2, Kf6 12.Mh4, Kg8 13.g4, Rf7 14.g5, h5 15.Mf2, Re8 16.Ma2,
Ke7 17.Kb7, Bb7x 18.Bb7x, Mb7x 19.Ma7
Sebenarnya hitam tdk perlu kalah pada partai ini jika saja dia melakukan
pembelaan dgn pola yg lbh rasional dan tdk terjebak pada rencana permainan
salah, mari kita diskusikan, hitam tdk akan kalah jika melakukan pembelaan
aktif secara benar melalui 2 pilihan yaitu 1......,ab5x dan 1.........,Md8,
kita lihat satu persatu ( 1......,Md8 2.bc6x, bc6x 3.Bcb1, Ma5, tdk
menghasilkan apa2 bagi putih) atau (1......., Md8 2.Bcb1, ab5x 3.ab5x, Ba1x
4.Ba1x, Ba8 5.Mc3, cb5x dan posisi ini msh equal) atau (1.......,ab5x 2.ab5x,
Ba1x 3.Ba1x, b6 4.Kg5, Kf8 5.Bc1, bc5x 6.Bc5x, Ma5 7.bc6x, Me1+ 8.Mf1, Me3+x
9.Rh1, e5 dan blm jelas, hitam bisa bertahan disini.
Sesat pikir dlm hidup ini juga sangat luas, mulai dari yg kecil sampai ke
berakibat fatal, Nazaruddin, org yg mengembalikan pistol, ke turnamen berongkos
sendiri dgn niat jalan2 dan tanpa target sementara di rumah membutuhkan biaya,
tiba masa tiba akal, semua itu adalah sesat berpikir.
Pecatur seharusnya tdk mengalami, sebab sudah berlatih menghindarinya, oleh
karena itu kita sendiri harus tetap bersikap kritis terhadap setiap argumen
dipikiran kita sendiri. GENS UNA SUMUS